Preloader
"Informasi Kesehatan dan Nutrisi Tepercaya"
collaboration with Departemen Ilmu Gizi FKUI dan RSCM


Konsumsi Serat agar Tubuh Sehat
image description

Tidak hanya bermanfaat untuk memperlancar buang air besar, ternyata konsumsi serat juga dapat memberikan manfaat lain untuk kesehatan tubuh.

Serat termasuk ke dalam jenis karbohidrat. Namun tidak seperti karbohidrat pada umumnya, serat tidak dapat dicerna dan diserap oleh tubuh manusia. Oleh karena itu, serat akan melalui usus besar dan dikeluarkan dari tubuh dalam bentuk yang hampir utuh.

Serat terbagi dalam dua jenis, yaitu serat larut dan tidak larut. Serat larut bersifat larut dalam air, sementara serat tidak larut bersifat sebaliknya.

Anda bisa mendapatkan serat larut dalam havermut / oat, kacang-kacangan, polong-polongan, apel, jeruk, lemon, dan wortel. Sementara itu, serat tidak larut terdapat dalam gandum utuh, kacang-kacangan, polong-polongan, dan sayur-sayuran.

Berikut adalah manfaat yang bisa Anda dapatkan dengan mengonsumsi serat.

Mencegah Konstipasi

Serat yang tidak larut dapat meningkatkan volume dan massa feses, sehingga lebih mudah dikeluarkan lewat anus. Dengan demikian, Anda pun terhindari dari konstipasi.

Cegah Wasir

Dengan lancarnya buang air besar, Anda pun dapat terhindar dari wasir.

Menurunkan Kolesterol

Dengan mengonsumsi serat larut, kadar kolesterol darah Anda dapat menurun. Dengan menurunnya kolesterol, risiko penyakit jantung pun akan menurun.

Menurunkan Risiko Diabetes

Selain menurunkan kolesterol, konsumsi serat larut juga dapat membantu menurunkan kadar gula darah. Dengan demikian, risiko terkena diabetes (kencing manis) pun dapat lebih rendah.

Menurunkan Berat Badan

Serat tidak larut dapat mengisi lambung dengan lebih banyak, sehingga menimbulkan rasa kenyang yang lebih lama. Hal ini dapat membantu Anda dalam berdiet untuk menjaga agar berat badan tetap stabil – bahkan membantu dalam menurunkan berat badan.

Banyak sekali manfaat serat yang bisa Anda dapatkan, bukan?  Oleh karena itu, pastikan agar Anda memenuhi kebutuhan serat harian Anda.

Usia

Kebutuhan Serat / hari

2-5 tahun

15 gram

5-11 tahun

20 gram

11-16 tahun

25 gram

16-18 tahun

30 gram

18-50 tahun

38 gram (laki-laki), 30 gram (perempuan)

>50 tahun

30 gram (laki-laki), 25 gram (perempuan)

dr. Karin Wiradarma, dr. Dyah Eka Andayani, M.Gizi, SpGK