Preloader
"Informasi Kesehatan dan Nutrisi Tepercaya"
collaboration with Departemen Ilmu Gizi FKUI dan RSCM


Ini Kata Ahli tentang Manfaat Jahe
image description

Jahe adalah bumbu yang sangat populer untuk digunakan dalam berbagai resep masakan Indonesia. Selain dapat membuat lezat masakan, jahe juga menyimpan manfaat lain, lho!

Jahe adalah bumbu yang sangat banyak digunakan dalam berbagai masakan Asia, termasuk Indonesia. Selain populer sebagai bumbu masak yang membuat lezat masakan, jahe juga telah digunakan sejak ribuan tahun lalu untuk keperluan medis.

Jahe yang termasuk dalam satu keluarga dengan kunyit dan kapulaga ini dapat digunakan dalam berbagai bentuk, mulai dari bentuk segar, kering, bubuk, hingga minyak. Bumbu dapur yang membuat sedap masakan ini banyak diproduksi di berbagai negara, seperti Indonesia, India, Jamaika, Fiji, bahkan Australia.

Tidak hanya bermanfaat sebagai bumbu dapur, jahe juga dapat dibuat menjadi berbagai makanan lainnya, seperti roti, kue, biskuit, bahkan minuman seperti wedang jahe dan teh.

Selain membuat berbagai makanan yang nikmat, jahe juga ternyata memiliki manfaat bagi kesehatan. Apa saja manfaat jahe bagi kesehatan?

Pencernaan

Komponen fenol yang terkandung di dalam jahe diketahui dapat meredakan gejala pencernaan seperti kembung, begah, nyeri perut, konstipasi, dan sakit mag. Sebuah penelitian yang dilakukan pada 24 responden menemukan bahwa konsumsi 1,2 gram jahe sebelum makan dapat menurunkan rasa kembung dan begah sebesar 50%.

Bahkan, ada pula penelitian yang menyatakan bahwa konsumsi jahe dapat menurunkan risiko kanker usus besar.

Mual

Jahe dapat dikonsumsi untuk meredakan mual, baik yang disebabkan oleh mabuk perjalanan, iritasi lambung, dan penyakit infeksi virus. Bahkan menurut penelitian, jahe juga dapat meredakan mual pasca operasi, pada kanker, dan juga kehamilan. Berdasarkan penelitian yang melibatkan lebih dari 1200 wanita hamil, 1,1-1,5 gram jahe dapat meredakan mual secara signifikan.

Flu

Konsumsi makanan dan minuman yang mengandung jahe dapat menghangatkan tubuh karena jahe dapat menstimulasi keluarnya keringat. Oleh karena itu, jahe baik untuk diminum saat tubuh merasa kedinginan dan meriang ketika terserang flu. Cobalah minum teh yang diseduh dengan jahe dan ditambahkan dengan madu ketika Anda sedang flu, agar tubuh kembali prima dengan lebih cepat.

Nyeri

Sebuah penelitian yang dilakukan di University of Georgia menemukan bahwa mengonsumsi suplemen jahe dapat membantu mengurangi nyeri otot yang disebabkan karena olahraga sebesar 25%. Dosis jahe yang digunakan adalah 2 gram, diminum setiap hari selama 11 hari. Selain itu, jahe juga diketahui dapat membantu mengurangi nyeri saat menstruasi.

Peradangan

Dari berbagai penelitian, diketahui bahwa jahe memiliki efek antiperadangan dan antioksidan. Efek tersebut dimiliki jahe berkat kandungan gingerol yang terdapat di dalamnya. Jahe ditemukan dapat menurunkan peradangan yang terjadi pada osteoarthritis (radang sendi pada lansia) dan kanker usus besar.

Jantung

Beberapa penelitian menemukan manfaat jahe dalam menurunkan kolesterol dan risiko pembekuan darah, serta membantu menstabilkan kadar gula dalam darah.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan pada tahun 2015 terhadap 41 responden penyandang diabetes mellitus, konsumsi 2 gram jahe setiap hari dapat menurunkan kadar gula darah sebesar 12%. Selain itu, HbA1c pasien pun mengalami penurunan 10% dalam 12 minggu.

Meskipun demikian, masih perlu penelitian lebih lanjut untuk lebih memastikan lagi hal tersebut. Jika benar, maka jahe dapat bermanfaat dalam membantu terapi penyakit jantung dan diabetes mellitus.

Wah, ternyata banyak sekali ya manfaat jahe bagi kesehatan tubuh kita. Jahe dapat dikonsumsi sehari-hari untuk membantu memelihara kesehatan tubuh. Namun, jika Anda memiliki penyakit yang serius, tetap disarankan untuk berkonsultasi kepada dokter.

dr. Karin Wiradarma, dr. Dyah Eka Andayani, M.Gizi, SpGK