Preloader
"Informasi Kesehatan dan Nutrisi Tepercaya"
collaboration with Departemen Ilmu Gizi FKUI dan RSCM


2 Kemasan yang Tidak Aman untuk Makanan Panas
image description

Anda sering menggunakan wadah plastik atau melamin untuk menaruh makanan yang panas? Hati-hati, kebiasaan tersebut bisa jadi berbahaya bagi kesehatan Anda dan keluarga.

Siapa yang tidak pernah jajan atau pun melakukan take away makanan ke rumah? Ketika Anda jajan di luar atau membawa makanan dari restoran untuk disantap di rumah, umumnya Anda menggunakan wadah untuk membawa makanan tersebut.

Wadah yang kerap kali digunakan adalah plastik. Apakah aman untuk menaruh makanan panas yang baru saja dimasak ke dalam wadah plastik tersebut?

Sementara itu di rumah, ketika akan menyantap makanan bersama dengan keluarga di meja makan, sebagian orang akan lebih berselera makan jika makanan yang dihidangkan masih hangat – seperti baru selesai dimasak.

Untuk mendapatkan efek hangat tersebut, umumnya orang akan memanaskan kembali makanan dengan microwave. Tahukah Anda, bahwa Anda hanya boleh memanaskan makanan microwave menggunakan jenis wadah tertentu?

Wadah yang disarankan adalah beling atau gelas, dan tidak disarankan menggunakan wadah plastik atau melamin. Mengapa demikian?

Plastik

Ada beberapa komponen plastik yang dapat berbahaya bagi kesehatan, contohnya plastik yang mengandung bisphenol A (BPA) dan phthalate.

BPA terutama ditemukan pada wadah plastik yang memiliki kode daur ulang nomor (recycle code) 7, yaitu polikarbonat atau PC. Jika masuk ke dalam tubuh dalam dosis besar, BPA dapat meningkatkan risiko kanker payudara, kanker prostat, dan penyakit jantung.

Ketika Anda menggunakan wadah plastik yang mengandung BPA untuk menaruh makanan panas atau memanaskan makanan dengan microwave, komponen BPA dalam wadah plastik tersebut dapat masuk dan mengontaminasi makanan yang hendak Anda konsumsi.

Sementara itu, phthalate juga merupakan racun berbahaya yang terkandung dalam wadah plastik dengan kode daur ulang nomor 3, yaitu polivinil karbonat (PVC). Kadar phthalate yang terlalu tinggi dalam tubuh dapat menyebabkan gangguan hormone dan sistem reproduksi.

Sementara itu, wadah plastic dengan kode daur ulang nomor 1, 2, 4, dan 5 bebas BPA dan phthlatate, yang lebih aman untuk Anda gunakan sehari-hari.

Melamin

Melamin adalah suatu jenis resin – yang merupakan jenis plastik keras – yang biasanya digunakan untuk membuat mangkuk, piring, gelas, dan alat makan untuk anak-anak.

Melamin memang merupakan zat yang beracun bagi tubuh manusia, terutama untuk ginjal. Ketika menilik ke belakang, kita mengingat adanya kasus susu bubuk di Cina yang dicampur dengan melamin untuk meningkatkan kadar ‘protein’ dalam susu tersebut. Kasus tersebut menelan korban 6 orang bayi dan 50 ribu bayi lainnya harus dirawat di rumah sakit.

Apabila wadah melamin digunakan untuk memanaskan makanan dengan microwave, dikhawatirkan komponen melamin tersebut dapat keluar dan mengontaminasi makanan yang akan Anda makan.

Baca Label

Memang akan lebih aman untuk menggunakan wadah beling atau kaca untuk memanaskan makanan. Namun jika Anda harus menggunakan wadah plastik, pastikan plastik yang Anda gunakan berlabel 2, 4, atau 5, dan memiliki label “food grade” dan “aman untuk microwave / microwave safe”.

dr. Karin Wiradarma, dr. Dyah Eka Andayani, M.Gizi, SpGK