Preloader
"Informasi Kesehatan dan Nutrisi Tepercaya"
part of Departemen Gizi FKUI dan RSCM


Inilah daftar makanan yang membuat perut kembung
image description

Perut kembung bisa dialami siapapun dan tentunya menimbulkan rasa tidak nyaman. Perut kembung sangat erat kaitannya dengan apa yang kita makan. Untuk menghindari perut kembung, perhatikan jenis makanan yang Anda konsumsi.

Perut kembung adalah sensasi perut terasa penuh, kencang dan tidak nyaman. Kondisi tersebut umumnya disebabkan oleh banyaknya gas yang tertahan di dalam saluran pencernaan. Ada banyak hal yang dapat menyebabkan perut kembung, salah satunya adalah dari makanan yang Anda makan.1

Jenis-jenis makanan tertentu dapat menyebabkan perut kembung. Kandungan gas dalam makananlah yang bisa menyebabkan perut kembung. Tapi, bukan berarti makanan tersebut tak baik bagi Anda, faktanya banyak dari makanan tersebut yang mengandung serat dan termasuk makanan sehat. Berikut beberapa makanan dan minuman yang dapat menyebabkan perut kembung: 2,3

  1. Sayuran jenis kubis-kubisan

Sayuran seperti brokoli, kembang kol, kubis, dan brussel sprouts mengandung raffinose – gula yang sulit dicerna oleh tubuh. Zat tersebut dicerna oleh proses fermentasi bakteri di usus dan menghasilkan banyak gas yang dapat membuat Anda merasa kembung. Namun, bila sayuran tersebut dikukus hingga matang, raffinose akan dipecah sehingga dapat mengurangi efek kembung. 2,3

 

  1. Kacang-kacangan

Kacang-kacangan kaya protein namun juga mengandung gula alpha-galactosides yang sulit dicerna oleh tubuh. Bila dikonsumsi dalam jumlah banyak dapat menghasilkan banyak gas di saluran pencernaan. Merendam kacang selama minimal 48 jam dengan air hangat (suhu 50-60° C) sebelum mengonsumsinya dapat membantu pencernaan. 2,3

  1. Gandum

Gandum sebenarnya baik dikonsumsi karena kaya vitamin B, vitamin E dan serat. Bagi Anda yang saluran pencernaannya sensitif terhadap gandum dapat mengalami rasa kembung. Cara mengatasinya adalah dengan “beristirahat” dari makanan tesebut selama beberapa hari, lalu perlahan-lahan mulai memakannya kembali agar saluran pencernaan dapat beradaptasi. 2,3

  1. Apel

Apel baik dikonsumsi karena mengandung tinggi antioksidan dan serat, namun juga mengandung fruktosa dan sorbitol - gula yang sulit dicerna dalam tubuh sehingga akan menghasilkan banyak gas di saluran pencernaan. Memasak buah tersebut misalnya dengan membuat saus apel dapat membantu pencernaan. 2,3

  1. Minuman bersoda

Minuman berkarbonasi mengandung banyak gas (karbon dioksida). Ketika meminum minuman berkarbonasi, pada dasarnya Anda menelan udara sehingga menyebabkan perut kembung. Sebagian gas mungkin akan dikeluarkan dengan bersendawa, tapi sebagian lainnya tetap terjebak di dalam usus. 2,3

  1. Susu dan produk susu

Konsumsi susu dan produknya seperti keju dan mentega dapat menyebabkan perut kembung pada orang yang mengalami intoleransi laktosa. Intoleransi laktosa adalah keadaan tidak mampu mencerna gula susu (laktosa) dengan baik sehingga menumpuk dan meningkatkan produksi gas di saluran pencernaan. 2,3   

  1. Makanan dengan pemanis buatan

Makanan yang menggunakan pemanis buatan seperti sorbitol, manitol, dan xylitol dapat membuat perut kembung, karena makanan tersebut tidak dapat dicerna dengan baik, sehingga difermentasi oleh bakteri di saluran pencernaan menghasilkan gas. Pemanis buatan ini biasanya digunakan dalam permen karet bebas gula dan beberapa makanan rendah kalori. 2,3



 

  1. Makanan berlemak

Konsumsi makanan tinggi lemak juga dapat menyebabkan rasa kembung, karena proses pencernaan lemak hingga diserap oleh usus paling lama (5 jam) dibanding karbohidrat (2 jam) dan protein (3 jam). 2,3

Meski makanan-makanan tersebut berpotensi menyebabkan perut kembung, tidak berarti Anda harus berhenti mengonsumsinya. Anda bisa tetap mengonsumsinya dalam jumlah tidak berlebihan. Tapi, jika Anda merasakan perut kembung mulai mengganggu kesehatan segera periksakan diri Anda ke dokter.

Tag: Perut kembung, makanan, pencernaan

Sumber:

  1. Lovino P, Bucci C, Tremolaterra F, Santonicola A, Chiarioni G. Bloating and functional gastro-intestinal disorders: Where are we and where are we going?. World J Gastroenterol. 2014 Oct 21; 20(39): 14407–14419.

  2. Bjarnadottir A. 2017. 13 Foods That Cause Bloating (and What to Eat Instead). Diambil dari: https://www.healthline.com/nutrition/13-foods-that-cause -bloating#section1. (13 Februari 2018)

  3. Black, B. 10 Foods That Cause Bloating and What to Eat Instead. Diambil dari: https://blog.paleohacks.com/foods-that-cause-bloating/#. (13 Februari 2018)

tags: